ISFI online

Beranda » Hikmah

Category Archives: Hikmah

Keajaiban Berpikir Positif

Tak akan ada yang dapat menghentikan orang yang bermental positif untuk mencapai tujuannya (W.W. Ziege)

Pernahkah Anda mendengar atau membaca kisah sukses Abdurrahman bin ’Auf. Sahabat Rasulullah yang dijamin masuk surga ini adalah cermin yang mesti kita tiru dalam hidup ini. Kesuksesannya berbisnis tak membuatnya sombong dan berbangga diri, tapi sebaliknya ia tetap menunjukkan kebersahajaan dan keikhlasannya untuk berbagi bahkan berbagi sesuatu yang paling ia cintai.

Salah satu yang menarik diri pribadi beliau adalah keyakinannya yang baik akan potensi dirinya. Kalimat yang pernah terluncur dari lisan beliau yang mashyur adalah, “Sungguh, kulihat diriku, seandainya aku mengangkat batu niscaya kutemukan di bawahnya emas dan perak……!” Abdurrahman bin Auf memberikan contoh konsep diri yang baik kepada kita. Konsep diri berupa keyakinan akan potensi  yang luar biasa yang ada pada setiap diri manusia. (lebih…)

Iklan

Pedagang Sukses Yang Salah Saluran

Dia pedagang sukses yang terkenal sholeh dan berjiwa sosial. Namanya Tuan Tajir. Tempat usaha dan tempat tinggalnya lebih dari satu. Usahanya adalah berdagang barang-barang antik mewah dan jual beli rumah. Di negerinya penduduk mengenalnya sebagai orang yang selalu menjaga sholat lima waktu berjamaah tepat waktu di masjid, berkawan dengan dengan orang-orang sholeh, ramah pada setiap orang, dan senang membantu baik saudara dekat, saudara jauh maupun orang lain yang bukan saudara.

Suatu hari, datanglah seorang ulama bernama Syeikh Mukhtar bersilaturahmi ke rumahnya. Setelah mengobrol membicarakan berbagai hal termasuk masalah keagamaan, Tuan Tajir meminta didoakan oleh Syeikh Mukhtar agar dirinya terhindar dari musibah seperti yang baru saja dialami rekan bisnisnya yang dirampok barang-barang dagangannya oleh kawanan penyamun di tengah perjalanan bisnisnya. Sebelum (lebih…)

Bayar Harganya!

Ada sebuah pepatah Arab yang sering kita dengar, ‘Man jadda wajada’. Siapa yang bersungguh-sungguh melakukan sesuatu dia akan mendapatkannya. Artinya siapa yang mengnginkan sesuatu dan membayar ‘harganya’ dengan sebuah usaha kerja keras, kerja cerdas dan doa, insya Allah dia akan mendapatkannya. Ini adalah sebuah hukum alam atau sunnatullah.

Sean Covey dalam bukunya The 7 Habits of Higly Effective Teens menjelaskan tentang hal ini dengan sebuah kisah yang sarat makna. Konon ada seorang pemuda yang datang kepada Sokrates dan berkata, “saya ingin mengetahui segala yang bapak ketahui”.

“Kalau memang begitu keinginanmu”, kata Sokrates, “Ayo ikut aku ke sungai”. (lebih…)

Kuda Lelaki

“Kuda itu, bagi seorang lelaki, bisa menjadi sitrun (penyembunyi), bisa juga ajrun (pahala), dan bisa juga wizrun (dosa). “ demikian jawab Nabi kepada seorang yang bertanya tentang kuda yang ditambat di muka pintu rumah.

Jawaban Nabi yang ringkas dan sarat makna ini memang menarik. Dalam kalimat yang begitu sederhana ini paling tidak ada empat hal yang bisa kita kaji, yaitu kuda, lelaki, penutup, pahala dan dosa. Di sini saya akan coba membahasnya walaupun mungkin tidak secara begitu mendalam dan sistematis layaknya sebuah esai.

Pertanyaan menariknya, kenapa yang ditanyakan kuda? Apa hubungannya dengan lelaki? Apakah dia istimewa dibandingkan hewan peliharaan lainya? jawabannya adalah ‘ia’. Kuda memang beda dan istemewa jika dibandingkan hewan peliharaan lainnya, seperti onta, lembu, domba, apalagi keledai. (lebih…)