ISFI online

Seminar: Politik Dalam Islam

Perspektif Sejarah dan FilosofisMei 1st, 2013

Semua Tulisan

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Blog Stats

  • 77,154 hits

free counters

Sejarah Sistematisasi Hukum Islam

images

Oleh: A. Wafi Muhaimin

Pemikir besar hari ini adalah mereka yang menghargai warisan masa lampau. Karena jika mereka tidak merawat “al-Muhafadzah ‘ala al-Qadim al-Shaleh”, maka mereka akan mengalami pemiskinan intelektual.

Dalam sejarahnya, perumusan hukum Islam telah mengalami proses panjang dan evolusi dari masa ke masa. Semarak keilmuan masa lalu telah menjadi warisan termahal untuk generasi selanjutnya. Khazanah turats menjadi rujukan paling absah untuk mengajarkan umat Islam menelusuri mozaik intelektualitas pendahulunya. Maka, disinilah warisan sejarah itu harus di baca ulang, di kaji, dan di racik kembali untuk memenuhi tuntutan zaman. (lebih…)

Kongkow Bareng 2014

Ahad (16/11), Kesatuan Mahasiswa Nahdhatul Ulama (KMNU) Malaysia bersama Islamic Studies Forum for Indonesia (ISFI) menggelar acara kongkow bareng. Dialog ilmiah yang dikemas dengan suasana santai ini menghadirkan narasumber Abdul Wafi Muhaimin, seorang mahasiswa Master di Fakultas IRKHS, UIA. Mengangkat tema Konsep Insan dalam Al-Quran, acara yang digelar di Masjid Sultan Haji Ahmad Shah berlangsung meriah. Walaupun bulan ini adalah bulan berlangsungnya ujian semester, tampak mahasiswa-mahasiswi datang dengan semangat. (RI)

10815880_423854414430441_1085753985_n

(lebih…)

Filosofi Hadiah dan Hidayah

hidayah

Oleh: Rahmat Hidayat*

KATA hadiah dan hidayah tentu tidak asing lagi bagi kita, tetapi barangkali, tidak banyak yang mengetahui lebih dalam makna batin (inward) dan hubungan antara keduanya. Pada hakikatnya, kata hadiah dan hidayah adalah bersumber dari akar kata yang sama, yaitu hadā-yahdī dan ahdā-yuhdī. Hadiah dan hidayah tidak terlepas (lebih…)

Hari ini masih mengkaji Ibnu Sina, buat apa?

sinaIbnu Sina telah pergi meninggalkan kita lebih 1000 tahun lalu. Apa pentingnya bagi kita? Sekadar euphoria atau nostalgila? 

* * *
Pemikiran orang-orang besar memang senantiasa menarik dan memberikan inspirasi kepada kita. Hal ini berlaku di mana-mana. Orang Cina masih memetik hikmah daripada K’ung-fu-tzu alias Confucius yang mati sejak 2500 silam. Para ilmuwan Eropa masih merujuk karya-karya klasik demi secercah petunjuk.

Itulah sebabnya mengapa Universitas Harvard menerbitkan (lebih…)

Sambut Pilpres, ISFI Akan Gelar Political Discourse di Malaysia

10155540_4013321667079_4650292886987804579_nGuna mempertajam pendidikan politik akademisi Indonesia di luar negeri, Islamic Studies for Indonesia (ISFI) akan menghelat Intellectual Discourse (ID) 2014 di Mini Audi, International Islamic University of Malaysia.

Senior ISFI, A. Wafi Muhaimin menegaskan bahwa seiring perubahan zaman dan perkembangan sosial politik Islam seumur ratusan tahun sejak terbitnya, kajian intelektual politik perlu dipertegas kembali.

Dengan mengkaji dari historis, kita akan mendapat cerminan bening dan keruhnya perjalanan politik Islam. Sedangkan melalui perspektif filosofis, kita akan menelusuri nilai-nilai maqashid al-Syari’ah dalam siyasah syar’iyyah.

“Nilai-nilai filosifis-histroris inilah yang takkan pernah lekang diterjang zaman. Dari nilai-nilai tersebut, kita bisa menjernihkan kembali sikap politik kontemporer pada era demokrasi ini,” tegas Wafi saat memberikan arahan umum pada panitia acara. (lebih…)

Mengurai Peran Ulama’ dalam Politik Era Modern

islam-religion-politicsOleh: Imanuddin Abil Fida*

Sebuah makalah dari saudara Ali Rakhman yang bernada pertanyaan sangatlah menarik untuk disikapi melalui sebuah makalah juga. Tulisan yang diawali dengan pertanyaan, “Ulama Berpolitik, Haruskah?” dan nampaknya diakhiri dengan jawaban sendiri oleh penulis adalah pemaparan ide cukup baik dalam menanggapi isu ulama dan politik. Dalam pemaparannya, Rakhman tidak menyangkal adanya anggapan bahwa dunia politik sekarang identik dengan sarang korupsi, kelicikan dan gila kekuasaan. Jika hal tersebut dianggap fakta, maka ia menawarkan dua wacana, (lebih…)

Haruskah Ulama Berpolitik?

kampanye-politikOleh: Ali Rakhman*

Dunia perpolitikan hari ini, khususnya politik yang berafiliasi dalam PARTAI, dianggap sebagai tempat yang kotor, jijik, sarang korupsi, tempat berkumpulnya orang-orang yang licik, gila kekuasaan dan lain-lain. Terjun kedunia politik sama saja dengan menceburkan diri kelaut maksiat.

Ya, benar, pernyataan ini tidak bisa dibantah, karena memang fakta. Sebab itu ramai orang yang menyerukan agar menjauh dari dunia politik. Para ulama, juga disarankan, jika segan untuk mengatakan diharamkan, agar jangan menyentuh dunia politik. Konon akan menjatuhkan marwah dan wibawa mereka. Jadi, dalam konteks ini, kemuliaan dan kesucian para ulama diukur dengan ‘berafiliasi atau tidaknya mereka’ kedalam dunia politik. (lebih…)

Top Posts

Juni 2017
S S R K J S M
« Apr    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930